Beranda » Blog » Punya Cita Rasa yang Khas! Inilah Sejarah Kopi Arabika di Indonesia

Punya Cita Rasa yang Khas! Inilah Sejarah Kopi Arabika di Indonesia

Diposting pada 30 April 2020 oleh admin / Dilihat: 454 kali

Kopi merupakan salah satu minuman yang banyak di konsumsi masyarakat di dunia. Cita rasanya yang pahit dan nikmat membuat kopi menjadi favorit banyak kalangan. Ada beberapa jenis kopi yang tersebar di dunia, seperti kopi robusta, arabika, excelsa, dan liberika. Kopi arabika termasuk salah satu jenis kopi yang banyak diperdagangkan secara global. Kopi arabika dikenal memiliki rasa yang khas dan aromanya yang nikmat. Tidak heran jika banyak yang menyukai kopi jenis ini. Sebelum mencicipinya, yuk intip sejarah kopi arabika di Indonesia.

1. Asal Usul Kopi Arabika

Sejarah kopi arabika bermula dari para pedagang Arab yang membawa tanaman yang berasal dari Etiopia ke Yaman. Bangsa Arab pun mulai mempopulerkan minuman penyegar yang terbuat dari ekstrak biji kopi arabika. Kemudian popularitas minuman ini menyebar hingga ke Eropa pada abad ke-15. Persebaran ini berawal dari orang Eropa yang membeli kopi dari pedagang Arab. Kemudian bangsa Eropa berhasil membudidayakan kopi di Amerika dan Asia.

2. Kopi Arabika di Indonesia

Sejarah kopi arabika di Indonesia awalnya dibawa oleh Belanda yang merupakan negara pemasok kopi terbesar di dunia dan memiliki basis produksi di Indonesia. Sebelum menggantinya dengan jenis lain, kopi arabika menjadi salah satu primadona yang diperdagangkan kala itu.

 

kopi aceh kopi kerinci kopi lampung kopi arabika kopi robusta kopi nganu 40

3. Klasifikasi Ilmiah Kopi Arabika

Kopi arabika memiliki nama ilmiah yaitu Coffea arabica. Seorang ahli botani dari Swedia yang bernama Carl Linnaeus mengklasifikasikan kopi ke dalam keluarga Rubiaceae dengan genus Coffea. Tanaman ini diduga sebagai spesies hibrida dari proses persilangan antara Coffea canephora dan Coffea eugenioides.

4. Tanaman Kopi Arabika

Tanaman kopi ini memiliki tinggi pohon mencapai 5 meter, tetapi biasanya akan tumbuh tinggi sekitar 2-3 meter jika dalam keadaan terawat. Terdapat dua tipe cabang yaitu cabang yang tumbuh horisontal dan vertikal. Kopi arabika memiliki daun berukuran kecil dengan lebar sekitar 6 cm dan panjang sekitar 12-15 cm. Daun tanaman ini berwarna hijau terlihat seperti dilapisi lilin.

5. Habitat Kopi Arabika

Tanaman kopi arabika ini dapat tumbuh dengan baik di Indonesia. Tanaman ini dapat ditemukan pada ketinggian 1000-2000 meter dari permukaan laut atau di dataran yang lebih rendah.

Itulah beberapa hal tentang sejarah kopi arabika yang wajib diketahui. Meski bukan di Indonesia produksi kopi arabika tidak terlalu besar, penikmat kopi pun bisa tetap merasakan kenikmatannya. Salah satu cara untuk menikmatinya dengan mengunjungi kopinganu.com yang menyediakan varian kopi dari belahan bumi nusantara. Semoga bermanfaat ya!

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Bagikan ke

Punya Cita Rasa yang Khas! Inilah Sejarah Kopi Arabika di Indonesia

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Punya Cita Rasa yang Khas! Inilah Sejarah Kopi Arabika di Indonesia

Social Media & Marketplace
Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Admin 1
● online
Admin 2
● online
Admin 1
● online
Halo, perkenalkan saya Admin 1
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: